Sedia Payung (Teduh) Sebelum Hujan

Hampir setiap hari, sejak pertama kali beli album Dunia Batas dari Payung Teduh, gua gak bisa berenti dengerin. Di rumah, di perjalanan, bahkan di kantor sambil bekerja alunan musik mereka selalu mengiringi. Sampai2, playlist last.fm gua pun Payung Teduh memuncaki overall top artist!
Apa yak? Menurut gua sih karena musiknya sederhana, apa adanya, tapi berkelas! Kalo di tipi2, Payung Teduh ini SU alias Semua Umur, cocok didengarkan oleh tua dan muda. 

Gua berhasil 'ngeracunin' temen2 kantor untuk dengerin musik mereka bweheheh... Ya itu membuktikan kalau musik mereka emang catchy. Kita bisa singalong bareng2 di booth editing, it's just fun... Barusan baru aja nonton bareng mereka live di radio show tipiwan dan masih akan berburu stage mereka berikutnya. Terima kasih Payung Teduh!

KATA-KATA HEWANI

Nyengir Kuda. (gambar nyomot dari imageshack)
Sadar atau tidak, kita suka menggunakan kata2 yg bersifat hewani. Contoh misalnya "Gara2 semalem nongton bola antara AC Milan vs AC Kaligis, tadi gua di bis cuman tidur2 AYAM". Contoh lain, "Tadi ogut ketemu gebetan di jembatan, ternyata itu bapaknya (cuma mirip doang), gua cuman bisa nyengir KUDA broh..", "Tong! Udeh embat tuh kueh cincin, pake malu2 kucing segala lu!"

Dari sudut pandang saya, kebanyakan hewan2 yang dijadikan objek itu adalah hewan2 yang populer, hewan2 major label. Kucing, ayam, kuda, dll. Cobalah berani mendobrak batas2 yang menjadi pakem masyarakat selama ini, tidak ada yang melarang toh? Coba ganti lah misalnya, nyengir kuda dengan nyengir anemon laut, malu2 kucing dengan malu2 plankton, atau tidur ayam dengan tidur curut.

Kalau memang malu atau tidak berani, cobalah lebih divariasikan lagi, biar kosakata kita semakin kaya raya makmur sentosa. Kayak misalnya nyengir kuda, tambahin dikit jadi nyengir kuda laut,  nyengir kuda lumping, nyengir kuda catur. Malu2 kucing tambahin dikit jadi malu2 kucing dapur, malu2 kucing komplek, asal jangan malu2 kuching, itu kurang lengkap. Yang lengkapnya adalah malu2 kuching, sarawak, malaysia.

Contoh yang lain misalnya 'tidur ayam bertelur' yang artinya kira2 tidur dalam keadaan benar2 nyenyak dengan posisi seperti ayam bertelur. 'Tidur ayam anul', yang artinya cuma ariel peterpan yang udah pernah.

Nah, daripada menggunakan hewani, kenapa gak coba menggunakan kata2 nabati? "Aduh badan gua lemes2 daon bawang nih broh, abis olahraga catur kemaren", atau "Asli broh tadi gua salah masuk WC, muka gua jadi ungu terong gara2 tengshin". 

Pada intinya, saya cuma ingin menyampaikan bahwasanya penggunaan kata2 itu tidal mengenal batas, lakukan sedikit mix n match, pimp some words, sejauh elu nyaman, just go with it :)

SEMPAK!!!

pic courtesy of nerdapproved.com

Sempak. Ya, sempak. Begitulah saya, kami, kaum laki2 menyebut celana dalam yang kami pakai. Sah2 saja sebenernya jika kalian, para wece2 mau menyebut daleman kalian dengan kata 'sempak'. Sama halnya ketika kaum laki2 menyebut daleman mereka 'lingerie'. Etapi gimana yak, kalo misalnya ada pasangan yang mesra, sedang ngeceng di mal, tiba2 si cowok:"Sayang, kayaknya aku mau beli lingerie Rider deh" dan si cewek nyaut "sama yang, aku juga mau beli sempak bee dees"?

Sempak. Terdengar sepele memang, bahkan terdengar sedikit kurang sopan. Acapkali kita mendengar kata sempak dalam serapah orang2: "ah sempak! Gua lupa bawa dompet lagih!", atau "ah sempak lu!". Benar2 turun kasta makna sempak, kasihan… Tapi kita gk bisa pungkiri juga, karena nggak ens juga kalo lagi kesel ya kan, tiba2 kita bilang: "ah, celana dalam lu!" kurang greget dan kehilangan esensi macho-nya. 

Tapi, apa jadinya kita tanpa sempak? Pikir2 lagi deh, kita dapat banyak belajar dari sempak. Nggak percaya? nih gua kasitau:

1. Sempak itu sangat penting! Menjaga, ngelonin anu kita sehingga terasa nyaman dalam beraktifitas. Setinggi apapun jabatan elu, sekeren apapun gaya elu, kalo gk pake sempak tetep aje ada yang kurang. Sekali lagi, sempak itu penting! Nah kalo di jalan elu kena macet karena orang penting liwat, nah elu bisa bilang "oh pantes, sempak lewat"

2. Sempak itu low profile, tidak sombong. Semahal apapun harganya, Dia gk pernah mau pamer, nggak mau show off. Dia gk mau diliat orang dengan berlindung di balik celana yg kita pakai. Satu2nya sempak yg sombong itu sempaknya superhero macem supermen, betmen, dll dkk. Gak ada merknya aja sombong, apalagi ada merknya, bisa makin angkuh tuh superhero. "heh elu orang2, kenalin nih gua superman, sempak gua merknya Hings!"
Dan oh, ada satu lagi: anak2 muda emo duth scream grinda matrial core. Ngapain juga pake celana segala diplorot2in? Mau pamer sempak? C'mon man, sit up! eh maksud saya, wake up! Engkau menyalahi kodrat sempak itu sendiri yang memang low profile. Maka dari itu bersyukurlah kalian bukan superhero atau anak emohdutcrot, sehingga kalian bisa terhindar dari sifat sombong dan angkuh.

3. Sempak itu penyabar, nrimo kalo suatu saat kita mimpi basah. Apa pernah protes? "ah kampret nih gua dicipratin, cabut ah!" trus tiba2 lu bangun udah gk pake sempak gitu? Atau tiba2 elu bangun tuh sempak cyedih gundah gulana galau bercampur kesal sedang duduk di teras sambil sesekali melempar batu ke kolam? Nggak kan? Sampe elu bangun dia masih di situ, setia menemani engkau wahai sahabatku…. 

4. Sempak itu punya banyak teman. Maksudnya begini, coba cek lemari pakaian elu, atau cek tumpukan pakaian yang abis diteriska, pasti ada tumpukan sempak. gk mungkin juga kan lu punya sempak cuman atu? Seminggu sekolah, kuliah, kerja pake satu sempak doang. Gua mah ogah, walaupun dengan alasan yang sangat kuat: "abis gimana bro, bukannya gua gk mampu beli, ini sempak kesayangan gua, hadiah kado ultah swit sepentin dari pacar" atau "ini sempak historikal bro, penuh sejarah! Gua juara PON cabang ular tangga pake sempak ini! Gak bisa! Gak mungkin gua pindah ke lain sempak!" Alasan sekuat apapun, takkan menghindarkan kita untuk punya sempak lebih dari satu.

5. Ini yang terakhir (udah gk ada ide sebenernya bweheh, tapi bolehlah besok2 eikeh tambahin lagi). Sempak itu setia (co cwiit deeh). Kalo elu kemping, persami, ospek dll, kan nginep2an tuh, doi gak bakalan ninggalin elu. Walau dijemur bejejer kayak ikan peda bareng sempak temen2 lu, dia akan kembali ke pelukan elu. Kecil kemungkinannya terjadi insiden "Sempak Yang Tertukar". Mungkin aja sih, tapi rela bagi2?

Baiklah, sekian dulu hikayat sempak dari saya, semoga kita dapat mengambil hikmahnya. Semoga bermanfaat, salam krik 3x! ;)

Teruntuk Sahabat*

Teruntuk sahabat...
ada perjumpaan, tentu ada perpisahan. Dan diantaranya pasti ada proses. Di dalam proses itu sendiri terdapat banyak cerita. Susah, senang, air mata dan canda tawa menyelimuti hangatnya persahabatan. Terkadang keakuan diri kita bergerak tanpa memberi celah sedikitpun untuk sedikit berkompromi, tapi di saat yang sama kita belajar untuk saling memahami. 

Teruntuk sahabat…
Kebaikanmu adalah kebaikanku, keburukanmu juga keburukanku. Kebaikanmu, adalah saat di mana tanpa canggung engkau memberi contoh untuk memperbaiki keburukanku, bukan menutupinya. 

Teruntuk sahabat…
Kita adalah sebuah mahakarya. Kita saling memahami seperti ketiadaan aku dan kamu. Kita adalah gitar, bukan kayu dan senar. Dan hari-hari yang kita lalui bersama adalah alunan nada harmonis lagu yang universal. Tanpa engkau, apalah arti diriku?

Teruntuk sahabat… 
Pada akhirnya, kita memiliki jalan masing-masing. Ada awal, pasti ada akhir. Yakinlah ini bukan akhir dari cerita. Ini adalah lembaran awal, dari tebalnya buku sejarah kolosal yang akan kita gores dengan tinta emas dan akan selalu kita ingat sampai akhir nanti...

*dedicated to beloved friends and brothers, Taufik, Ariska, and Fuadi

Loyal fans of The Ataris will know this :)


Sonny: Alright, listen to me. You pull up right where she lives, right? Before you get outta the car, you lock both doors. Then, get outta the car, you walk over to her. You bring her over to the car. Dig out the key, put it in the lock and open the door for her. Then you let her get in. Then you close the door. Then you walk around the back of the car and look through the rear window. If she doesn't reach over and lift up that button so that you can get in: dump her.
Calogero 'C' Anello: Just like that?
Sonny: Listen to me, kid. If she doesn't reach over and lift up that button so that you can get in, that means she's a selfish broad and all you're seeing is the tip of the iceberg. You dump her and you dump her fast.

Editor|7 Gathering 8-9-10-11

Keluarga Besar Editor|7
Beberapa waktu yang lalu, saya mengikuti kegiatan yang sangat langka, yang bahkan jiwa paling sadar saya takkan percaya kalo acara ini benar2 ada: Gathering Editor! Tepat sekali, saya tak menyangka acara ini bisa berjalan lancar dan sukses mengingat kesibukan rekan-rekan editor. Sebuah pencapain yang layak diapresiasi dengan hati yang paling tulus. 

Di sini saya hanya akan bicara tentang proses dan tidak akan bicara panjang lebar tentang isi kegiatannya. Maafkan saya yang pemalas, tapi saya yakin temen2 yang datang mengalami sendiri dan karenanya tak perlu saya tulis ulang lagi.


Suasana kekeluargaan begitu terlihat di kegiatan ini
Yang ingin saya sampaikan adalah, apa yang saya rasakan selama acara berlangsung. Tak pernah sebelumnya saya sebahagia ini, melihat senyum canda dan gelak tawa yang begitu lepas dari rekan-rekan, sebuah perasaan yang tak ternilai. Lelah dan rasa kantuk lenyap dalam sekejap. Tak terasa, lebih dari 24 jam saya tidak tidur mengikuti acara demi acara. 






Saya, bertindak sebagai MC :D
Kekeluargaan yang teramat erat, membuat saya seperti berada di rumah berkumpul dengan keluarga besar.  Bernyanyi bersama atau sekedar ngobrol satu sama lain diselingi canda tawa, priceless!

Dan jika saya diajukan sebuah pertanyaan : "Kalo diadain lagi gimana?" dengan refleks saya akan jawab : "SETUJU, SESERING MUNGKIN, DAN DENGAN TEMPO YANG SESINGKAT-SINGKATNYA"

So, what's your answer?

Up-Up-Down-Down-Left-Right-B-A-Start

Adakah diantara kalian para pembaca setia blog saya *pedenya sejuta* tau band saya? *this is pure advertising* okay let's skip :D

Saya suka, senang menulis lagu. walaupun gak bagus2 amat. Dan anehnya, kebanyakan lagu yang saya tulis bukan tentang saya atau kejadian yang saya alami. It's about someone else's story. Saya bukan pendengar yang baik, tapi entah kenapa banyak tertimpa 'curhatan' dari teman2 saya. Dari cerita2 itu saya mencoba jadi orang lain, di situ saya mulai bercerita di lagu yang saya tulis. Bahkan secara eksplisit saya memberi judul lagu saya "This Is Not Me" I & 2.

Satu hal yang sangat sulit buat saya: menulis lagu dalam bahasa Indonesia. Kedengarannya sombong yak? Jujur, menulis lirik bahasa Indonesia itu luar biasa sulit. Dan karena keterbatasan bahasa Inggris saya, saya justru sok2an nulis lirik berbahasa Inggris. Alasannya sederhana, yang punya bahasa Inggris di sana gak akan protes jika ada kesalahan grammar dan segala tetek-bengeknya, toh kita juga gak akan nge-judge "eh bule, bahasa Indonesia lu belepotan tuh kayak abis lewat gang damai ujan2" gak akan kan? :D yang penting pesannya sampe. sampe mana aja terserah deh bwehehe...

Baiklah, sudah cukup ceritanya daripada tambah ngaco. Saya harus istirahat, besok harus gladi resik tari menari untuk acara kantor. Ciao!